West Java Multi Cultural Targetkan 25 Ribu Wisatawan

oleh -
west java multi cultural
WISATAWAN: Wisatawan mancanegara menikmati liburan di kawasan Gedung Sate, Jalan Diponogoro, Kota Bandung. Foto : ( IST )

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, akan menggelar rangkaian festival lintas budaya bertajuk West Java Multi Cultural Festival pada 18-20 Oktober 2019. Dalam festival yang juga melibatkan penampil mancanegara tersebut, menargetkan 25 ribu kunjungan dalam tiga hari.

“Kami menargetkan ada 25 ribu pengunjung selama 3 hari itu. Diharapkan juga ada spending sebesar Rp200 ribu per-orang di acara tersebut,” ungkap Kabid Pemasaran Disparbud Jabar, Iwan Darmawan, Kamis (8/8/2019).

Dengan demikian, pihaknya menargetkan akan ada perputaran uang senilai kurang lebih Rp5 miliar dalam festival tersebut.

“Diharapkan kalau ada value Rp5 miliar, ada pertumbuan transaksi makro sekitar Rp50 miliar selama 3 hari yang masuk ke hotel-hotel, ke PKL dan sebagainya,” jelasnya.

Guna menggenjot target tersebut, pihaknya menggelar rangakaian acara road to West Java Multi Cultural Festival di Kota Bandung dan Jakarta. Hari ini (kemarin,red) gelaran pertama diselenggarakan di Kota Bandung dengan menghadirkan aneka stan kuliner tradisional maupun modern dan pertunjukan musik.

“Sosialisasi juga akan dilakukan beberapa kali lagi, salah satunya di Jakarta dan akan terus diperkuat di Bandung Raya. Target kita kan milenial, sementara diperkirakan sebanyak 48,5 persen milenial yang datang itu dari Jabodetabek,” ungkapnya.

Dalam festival tersebut, berbagai rangkaian acara mulai dari karnaval, pertunjukan musik, akso komunitas, fashion show, talkshow, hingga pertunjukan laser akan diselenggarakan.

“Rencananya, akan ada sebanyak 180 stan produk yang diikutsertakan, baik stan milik pihak pemda maupun masyarakat,” pungkasnya.

(arh/net)