Kantong Plastik Ramah Lingkungan Sulit Dicari

oleh -
ramah
IMBAUAN: Sebuah stiker bertuliskan imbauan kurangi penggunaan kantong plastik terpasang di sebuah minimarket. (foto: IST)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – DPRD Kota Bandung menyoroti kebijakan penggunaan kantong plastik. Pasalnya, produk serupa namun ramah lingkungan sebagai penggantinya sulit ditemukan.

Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga mengatakan, jika Pemkot Bandung ingin membiasakan warganya menggunakan kantong plastik ramah lingkungan, harus ditunjang dengan infrastruktur memadai.

“Pada dasarnya, kami mendukung jika ada program Pemkot Bandung yang merupakan himbauan apapun dalam bentuk larangan menggunakan kantong plastik. Namun, yang menjadi kendala yaitu sulit mendapatkan kantong plastik ramah lingkungan,” kata Awang.

“Kalau ditanya, warga juga tidak akan tahu di mana mendapatkan kantong plastik ramah lingkungan,” tambahnya.

Di sisi lain, kata dia, pabrik dan toko juga lebih banyak memproduksi dan menyediakan plastik biasa ketimbang plastik ramah lingkungan. Selain itu, proses dan biaya membuat kantong plastik ramah lingkungan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Sehingga harga jual di pasaran juga lebih tinggi.

“Semestinya, jika memang Pemkot membuat peraturan, harus ditunjang dengan ketersediaan infrastruktur.

Menurut Awang, pada dasarnya masyarakat sudah cukup sadar akan bahaya kantong plastik, baik untuk kesehatan maupun untuk lingkungan. Hanya saja penggunaan kantong plastik memang sudah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat, sehingga sulit untuk mengubahnya.

“Kalaupun Pemkot Bandung ingin ada perubahan dalam kebiasaan menggunakan kantong plastik ini, diperlukan waktu yang tidak sedikit. Perlu kesabaran dan sosialisasi yang berkesinambungan, agar menggunakan kantong plastik ramah lingkungan ini menjadi suatu kebiasaan,” pungkasnya.

(mur)