Politikus Dilarang Daftar dalam Penjaringan Calon Rektor UPI

oleh -
Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Rektor UPI Boyke Mulyana saat mengumumkan sejumlah syarat dan proses pendaftaran Rektor UPI Periode 2020-2025 di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (10/2/2020).

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung membuka penjaringan dan pemilihan Rektor masa bakti 2020-2025. Tahapan penjaringan dan pemilihan dimulai pada 12 Februari sampai 6 Maret 2020.
Sejumlah syarat telah ditentukan, salah satunya calon rektor bukan pengurus atau anggota dari partai politik.

Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Rektor UPI, Boyke Mulyana mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi oleh calon peserta meliputi utama, khusus dan administratif. Semua persyaratan bisa diakses dan diunduh di http://satu.upi.edu.

“Siapapun boleh ikut penjaringan ini sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan, salah satunya calon rektor bukan pengurus atau anggota partai politik serta organisasi masyarakat yang tidak berdasarkan Pancasila,” ucap Boyke saat memberikan keterangan kepada wartawan di gedung Universirty Center, kampus UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Senin (10/2/2020).

Boyke menuturkan, kelengkapan persyaratan harus diberikan langsung peserta penjaringan. Waktu pengambilan dan penyerahan formulir pendaftaran serta kelengkapan persyaratan bakal calon rektor dimulai Rabu (12/2/2020) hingga 6 Maret 2020.

“Sesuai statuta dan peraturan MWA, siapapun diperbolehkan mendaftar sebagai bakal calon Rektor UPI dengan catatan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya memiliki latar belakang pendidikan minimal doktor (S3) serta seorang akademisi karena UPI basisnya sebagai perguruan tinggi kependidikan,” sambungnya.

Selanjutnya, kata Boyke, setelah tahapan pendaftaran dan pengembalian formulir selesai, akan dilakukan penetapan bakal calon rektor oleh tim verifikasi dari unsur MWA dan Senat Akademik. Lalu dilakukan penjaringan melalui forum terbuka di Senat Akademik untuk ditetapkan tiga orang sebagai calon rektor UPI untuk kemudian dipilih serta ditetapkan oleh MWA.

“Kami inginnya calon rektor ini banyak dari internal UPI. Kami yakin doktor-doktor dan profesor di UPI sudah mumpuni dan punya kemampuan membawa UPI mewujudkan visi leading and outstanding,” tuturnya.

Sekadar diketahui, tahapan dan waktu penjaringan pemilihan rektor dibuka mulai dari Pengambilan dan Penyerahan Formulir Pendaftaran serta Kelengkapan Persyaratan Bakal Calon Rektor pada 12 Februari – 6 Maret 2020. Kemudian
Penetapan Bakal Calon Rektor UPI 2020-2025 pada 12 Maret 2020.

Selanjutnya, pada 16 Maret 2020 dilaksankan penyajian Kertas Kerja Bakal Calon Rektor UPI 2020-2025 pada Forum Terbuka. Lalu, Penyajian Kertas Kerja Bakal Calon Tetap Rektor UPI 2020-2025 dalam Sidang Pleno Senat Akademik UPI pada 19 Maret 2020.

Selanjutnya, penetapan Calon Rektor UPI 2020-2025 oleh MWA pada 20 April 2020 dan penyajian Kertas Kerja, Pemilihan dan Penetapan Rektor UPI 2020-2025 dalam Sidang Pleno MWA UPI pada 28 April 2020 dilanjutkan dengan pelantikan Rektor UPI 2020-2025 terpilih pada 16 Juni 2020.

(cr4/b)