Natuna, Harta Karun di Dasar Lautan, dan Pencurian

oleh -
KEKAYAAN TERPENDAM: Wisatawan di kawasan Pulau Setanau, Natuna, kemarin. Berbagai benda bersejarah dari beragam zaman berada di lautan Natuna menyusul tenggelamnya kapal-kapal pengangkutnya. ( HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Dari Keramik, Perhiasan, sampai Kapal Rusia

Setidaknya ada 24 titik kapal tenggelam yang membawa berbagai barang berharga di lautan Natuna. Karena pengawasan lemah, para penjarah yang justru diuntungkan.

ILHAM WANCOKO, Natuna, Jawa Pos

LAPORAN dari warga itu sampai juga ke Hadisun. Ada tiga warga Tiongkok yang bermaksud melakukan penyelaman.

Sampai di situ sepertinya semuanya wajar.

Kabupaten Natuna nun di utara Indonesia yang terdiri atas ratusan pulau memang punya banyak spot penyelaman.

Namun, ada yang memicu kecurigaan. Tindak tanduk tiga orang tersebut tak tampak seperti turis. Mereka juga tidak tinggal di hotel. Tetapi, memilih menyewa sebuah rumah penduduk di tepi pantai.

Hadisun, kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, dan jajarannya pun bergerak. Tiga orang itu ditemui.

Sulitnya komunikasi dengan mereka tak menyurutkan putusan instansi yang berwenang. ”Mereka kami usir karena kemungkinan besar akan mencuri BMKT,” papar dia kepada Jawa Pos kemarin.

BMKT adalah benda muatan kapal tenggelam. Natuna kaya akan harta karun di dasar laut itu.