Dari 1.000, Baru 100 Unit Mobil yang Diterima Konsumen AKUMOBIL

oleh -

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Sejumlah konsumen dealer digital akumobil merasa was-was. Bagaimana tidak, sudah melewati tenggat waktu yang dijanjikan, selama 30 hari kerja, mobil maupun motor konsumen yang telah menyetor sejumlah uang tak kunjung datang.

Anehnya lagi, seluruh jajaran direksi perusahaan tersebut tak lagi mau menggubris keluhan para konsumen. Bahkan, ketika konsumen yang datang untuk meminta pertanggungjawaban, hanya mendapat bualan dari para sales akumobil.

Sejauh ini, semenjak Akumobil menggelar event “Akumobil MotorShow” di area Atrium Utama Trans Studio Mall pada tanggal 17 – 23 Juni 2019 lalu, berdasarkan data dari pihak akumobil, dari 1.000 konsumen yang telah mendaftar program Flash Sale, hanya sekitar 100 hingga 150 saja yang sudah menerima unit baik motor maupun mobil. Sementara sisanya belum menerima apapun.

Salah seorang konsumen Faqih Alfaruq (28) mengaku, ia membeli mobil Toyota Agya pada program Flash Sale Haris tanggal 26 Juni 2019, namun hingga saat ini mobilnya belum datang juga. Padahal dari perjanjian awal, tertera 30  hari kerja untuk mendapatkan mobil tersebut. “Saya sudah bayar Rp50 juta, tapi sampai sekarang mobilnya nggak ada,” kata Faqih.

Kata dia, seharusnya jatuh tempo sejak tanggal 8 Agustus 2019 ini, namun, pihak akumobil melalui salesnya Nanda malah mengulur waktu hingga akhir Agustus. Anehnya lagi, ketika dikonfirmasi terkait kepastian, pihak akumobil menyodorkan dua opsi yaitu, menunggu atau refund.

“Kata salesnya, akumobil bukan dealer yang menyediakan mobil, tapi akumobil membeli mobil secara tunai. Yang jadi masalahnya, ketersediaan unit itu terbatas, jadi bukan akumobil yang salah, tapi penyedia unitnya yang lambat,” ujar Faqih menirukan sales.

Sebelumnya, seorang konsumen peserta akumobil event di TSM Bandung, Ny Fi, mengaku hingga kini belum mendapatkan unit mobil yang dijanjikan pihak akumobil. Padahal, waktu dari event tersebut kini sudah melebihi 30 hari kerja. “Sebelumnya dijanjikan tanggal 5 Juli, kini mundur lagi menjadi 2 Agustus. Ya saya was-was juga, tapi mudah-mudahan benar,” kata Fi.