Usai Pemilu, TKD Tetap Ada untuk Mengawal Program Pemerintahan Lima Tahun Kedepan

oleh -

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG – Keberadaan Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Maruf Amin Jawa Barat dipastikan akan berlanjut meski Pemilu Presiden 2019 telah usai. Polarisasi di masyarakat menjadi salah satu alasan pentingnya mempertahankan jalinan koalisi tersebut.

Sekretaris TKD Joko Widodo-Maruf Amin Jawa Barat, Abdy Yuhana, mengatakan, pihaknya terpanggil untuk menjaga persatuan masyarakat pascaPemilu Presiden 2019. Dia tidak memungkiri adanya keretakan di tataran bawah akibat pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

“Temanya lebih kepada persatuan Indonesia. Kekuatan, elemen masyarakat yang ada di Jawa Barat harus bersatu kembali,” kata Abdy usai menggelar silaturahmi dengan relawan Joko Widodo-Maruf Amin di Jawa Barat, di Bandung, Kamis (4/7/2019).

Menurutnya, kondisi inipun dirasakan betul oleh Presiden Joko Widodo. Saat TKD Jawa Barat diundang ke Istana Bogor, belum lama ini, pemenang Pemilu Presiden 2019 ini mengingatkan betapa pentingnya merajut kembali tali persaudaraan di masyarakat.

“Beliau menyampaikan pesta demokrasi sudah usai, sekarang saatnya bangun silaturahmi. Rekatkan kembali masyarakat, lupakan perbedaan pilihan, bersama-sama membangun Indonesia agar lebih maju,” katanya.

Pihaknya akan turun langsung ke bawah untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di masyarakat. “Akan meningkatkan komunikasi, sehingga bisa dibangun silaturahmi,” katanya.

Lebih lanjut dia katakan, keberadaan TKD inipun sangat penting untuk mengawal jalannya pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin pada 2019-2024. Terlebih, menurutnya akan banyak program-program besar dari pemerintah pusat yang dilakukan di Jawa Barat.

Melalui TKD ini, pihaknya ingin memastikan program tersebut benar-benar sampai dan dirasakan masyarakat hingga lapisan paling bawah. Hal ini sangat penting karena salah satu program besar yang dicanangkan Joko Widodo adalah pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur.

“Bagaimana agar itu dikawal agar bisa dirasakan masyarakat. Jadi TKD tidak boleh bubar,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Nida Khairiyyah