Rekayasa Lalu Lintas Tuai Pro-Kontra

oleh -
rekayasa lalu lintas
LALULINTAS: Sejumlah pembatas jalan terpasang disepanjang ruas Jalan Sukajadi menuju Setiabudi di Kota Bandung, Senin (1/7). Pemkot Bandung dan Polrestabes Bandung berencana rekayasa lalulintas dari Jalan Sukajadi yang asalanya dua arah akan menjadi satu araha menuju Jalan Setabudi. ( foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Polrestabes Bandung menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas di Jalan Setiabudi, Jalan Sukajadi dan beberapa ruas jalan lainnya. Pengubahan arus lalu lintas dilakukan untuk mengurangi kemcaetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Keputusan pemindahan jalur tersebut nyatanya menuai pro-kontra dikalangan pengendara. Wawan Darmawan (45) misalnya. Sebagai pengendara roda dua dan kerap melewati Jalan Sukajadi, ia mengeluhkan pemberlakukan satu arah tersebut.

“Kalau jadi satu arah nanti ditakutkan banyak penumpukan, karena mobil dipastikan penuh semua,” ujar Wawan saat ditemui di sekitar Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (1/7/2019).

Menurutnya, Jalan Sukajadi termasuk kawasan yang padat lantaran banyaknya volume kendaran yang melintas karena ada pusat keramaian dan pusat perbelanjaan.

“Ini kan kendaraan padat karena ada mal, jadi tidak hanya pengguna jalan yang lewat saja, pegawai mall juga lewatnya sini,”ungkapnya.

Wawan juga menuturkan, pemberlakuan satu arah di Jalan Sukajadi alangkah baiknya diperhitungkan dengan matang. Kata dia, jangan sampai ketika sudah diberlakukan malah timbul masalah baru.

“Kalau bisa dilihat lagi kalau satu jalur penumpukan akan banyak atau tidak. Menurut saya lebih nyaman dua jalur seperti sekarang,”ucapnya.

Ditempat sama, Ade Supriadi (36) mengaku, jika nanti diberlakukan satu jalur
arus lalu lintas kemungkina sama saja padat, mengingat kemacetan Jalan Sukajadi bisa diprediksi pada jam-jam tertentu.

“Sebenarnya dua jalur saat ini aja tidak masalah, karena macetnya bisa dilihat pada jam-jam tertentu,”ujar Ade

Lebih lanjut, Ade mengatakan, pemerintah Kota Bandung dan Polrestabes Bandung bisa mempertimbangkan solusi lain jika serius menangani kemacetan di Jalan Sukajadi.

“Kalau benar serius tangani kemacetan, solusi lain mungkin bisa dilakukan selain pemberlakuan satu jalur,”tuturnya.

Terpisah, Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Kota Bandung, Neneng Zuraidah mengatakan, pihaknya belum mendapat kabar pasti soal rencana diberlakukannya satu jalur di Jalan Sukajadi.

“Saya belum monitor, sampai saat ini belum ada kabar lagi,”singkatnya saat dihubungi.

Selain perubahan arus Jalan Sukajadi, beberapa jakur lain yang akan dipindahkan yakni, Jalan Cipaganti yang kondisi awalnya satu arah menuju atas ke Jalan Cemara akan diubah menjadi satu arah menuju bawah ke Jalan Pasteur.

Kemudian Jalan Sukawangi kini tidak bisa lagi lurus untuk masuk ke Jalan Sutami. Jalan tersebut akan diarahkan untuk belok kanan menuju Jalan Sukajadi. Apabila kendaraan dari Jalan Sukawangi akan menuju Jalan Sutami harus masuk melalui Jalan Karang Sari-Sukajadi.

Di Jalan Bungur dari arah bawah mengarah ke Jalan Sutami juga dibuat satu arah mulai dari simpang Jalan Sukajadi-Bungur sampai dengan Bungur-Dr Sutami. Kendaraan dari arah timur Jalan Dr Sutami tidak bisa belok kiri dan harus lurus ke Jalan Dr Sutami.

(azs)