Banjir Lagi! Memaksa Warga Ngamprah KBB Mengungsi, Drainase Menyempit Penyebabnya

oleh -
Warga Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, berkumpul di lokasi aman menghindari banjir meski was was wabah Corona, Selasa (31/3/2020).

RADARBANDUNG.id, NGAMPRAH – Banjir kembali menerjang Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Selasa (31/3/2020). Warga pun terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman meski was was karena masih mewabahnya virus Corona (Covid-19).

Deni Andri, 37, warga Kampung Lebaksari Kecamatan Ngamprah mengaku, telah mengungsikan keluarganya karena air kembali merendam rumahnya. Banjir pada Minggu (29/3/2020) tak begitu berdampak dan air tidak melimpah, tapi pada Selasa (31/3/2020) lebih deras dan dirinya takut ketinggian air makin meningkat.

“Kalau banjir lagi seperti ini, saya lebih baik mengungsikan keluarga. Sampai kapan air meluap terus kalau hujan? Saya sebenarnya tidak mau mengungsi, apalagi imbauan pemerintah untuk di rumah saja karena wabah Corona,” ungkapnya kepada Radarbandung, Rabu (1/4/2020).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Usep Sudrajat mengatakan, ketinggian air di wilayah itu sempat mencapai 1 meter lantaran hujan berintensitas tinggi.

“Selain karena faktor hujan deras di wilayah itu, drainase yang kurang memadai untuk menampung air juga menjadi sebab air dari arah hulu tergenang,”katanya.

Usep mengatakan, banjir di wilayah itu memang kerap terjadi karena faktor drainase yang kurang baik.

“Seharusnya gorong-gorong itu diperbesar karena sudah tidak bisa menampung volume air dari atas,” ucapnya.

Hingga saat ini, Usep mengatakan, BPBD masih melakukan pendataan mengenai dampak dari banjir itu.

“Kalau yg terdampak saat ini masih assessment dan kaji cepat oleh petugas. Ketinggian air sekitar 1 meter tapi berangsur surut,” tandasnya.

(kro/radarbandung)