RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengawasi destinasi wisata di 3 wilayah aglomerasi. Diprediksi lonjakan wisatawan akan terjadi akhir pekan ini.
Ketiga wilayah aglomerasi tersebut adalah Bandung Raya, Bogor Raya dan Priangan Timur. Akses masuk akan diperketat untuk mencegah peningkatan kasus COVID-19.
“Kita memperketat pintu masuk, yang boleh masuk yang sudah vaksin dan muncul di PeduliLindungi, CHSE di hotel juga coba kita dorong kembali melakukan itu,” ujar Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar, Kamis (5/5).
Baca juga: Pabrik Baru Mulai Bermunculan, Jawa Barat Bidik Lonjakan Serapan Tenaga Kerja
Upaya lainnya adalah memecah tujuan wisata masyarakat ke aglomerasi Cirebon Raya dan Priangan Timur yang tumbuh selama dua tahun terakhir saat pandemi.
“Kami masih berupaya untuk sebagian besar dialihkan ke Priangan Timur maupun Cirebon Raya. Kita gencarkan promosi bahwa objek wisata di Cirebon Raya pun menjanjikan, saya sudah survei ke Jabar Selatan sudah dipromosikan lewat instagram Pak Gubernur juga sehingga masyarakat bisa melihat potensi alam di selatan,” paparnya.
“Dua tahun ini mengajarkan kita bahwa wisata outdoor itu lebih aman (selama Covid) makanya kami berupaya memperbanyak destinasi wisata seperti glamping, camper van atau camping ground. Kemarin sudah ada beberapa kabupaten kota yang mau mengembangkan destinasi seperti itu,” jelasnya.
Baca juga: Melalui Baktiku Negeriku 2026, Telkomsel Perkuat Pemberdayaan Desa Berbasis Kolaborasi Karyawan
Lebaran tahun ini memang jadi momen bagi daerah untuk meningkatkan perekonomian. Apalagi pariwisata merupakan tulang punggung ekonomi Jabar. Namun, potensi kenaikan kasus Covid-19 pascalebaran tak bisa dipandang sebelah mata. Karena itu, berbagai upaya pengetatan masih tetap dilakukan.
“Kita harus melihat dampak jika terjadi gelombang berikutnya. Jadi lebih baik sedikit diperketat tapi aman,” jelasnya. (dbs)