News

Tetap Prioritaskan Rasa, Rumah Makan Nasi Padang Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok

Radar Bandung - 10/01/2025, 12:55 WIB
AR Hidayat
AR Hidayat
Tim Redaksi
Tetap Prioritaskan Rasa, Rumah Makan Nasi Padang Bertahan di Tengah Kenaikan Harga Bahan Pokok

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Kenaikan harga bahan pokok menjadi tantangan besar bagi pemilik warung makan, termasuk warung nasi Padang yang terkenal dengan cita rasa kaya rempah.

Dua pemilik warung nasi Padang di Bandung, Urianto dan Murni, berbagi strategi mereka untuk tetap bertahan tanpa mengorbankan kualitas rasa yang menjadi ciri khas masakan Padang.

Menurut Urianto, kenaikan harga bahan pokok sangat memengaruhi bisnisnya. Namun, ia menegaskan bahwa cita rasa dan ukuran lauk tidak boleh dikurangi.

“Masakan Padang harus benar-benar menang di rasa. Walaupun harga bahan naik, kami tidak akan mengurangi rasa dan ukuran lauk karena pelanggan bisa kabur,” katanya.

Murni, pemilik warung nasi Padang lainnya, sependapat bahwa menjaga kualitas rasa adalah prioritas utama. Ia bahkan mendatangkan bumbu langsung dari Padang untuk mempertahankan cita rasa autentik.

“Ini ciri khas masakan Padang. Walaupun bahan naik, kami tetap menjaga kualitas bumbu agar pelanggan tetap puas,” jelasnya.

Sebagai langkah penyesuaian, Murni memilih untuk mengurangi porsi sambal dan memotong ayam menjadi lebih banyak bagian.

“Beberapa pelanggan memang protes, tapi kami jelaskan bahwa semuanya lagi mahal. Untungnya, sebagian pelanggan memahami situasi ini,” tambahnya.

Berbeda dengan Murni, Urianto memilih untuk tidak mengurangi porsi dan ukuran lauk. Ia menganggap menaikkan harga nasi Padang adalah opsi terakhir jika harga bahan pokok terus meningkat.

“Kami tidak bisa main-main dengan kualitas karena pelanggan datang untuk rasa khas Padang yang tidak berubah,” ujarnya.

Keduanya mengandalkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok. Mereka tidak membeli dalam jumlah besar dari grosir karena keterbatasan modal dan kebutuhan yang tidak terlalu banyak.

“Kita belanja hanya di pasar tradisional saja, tidak di grosir karena belanjanya hanya sekilo dua kilo saja,” jelas Urianto.

Murni menambahkan bahwa kualitas bahan, terutama bumbu, menjadi hal yang sangat diperhatikan.

“Warung makan kita termurah harganya, tapi kualitas rasa tidak murahan. Bumbu dikirim langsung dari Padang agar cita rasa aslinya tetap terjaga,” ungkapnya.

Meski demikian, Murni berharap pemerintah dapat lebih mengontrol kenaikan harga bahan pokok agar usaha kecil tetap bisa bertahan.

“Kasihan rakyat kecil, pedagang kecil. Modal kami besar, tapi untungnya tipis,” harapnya.

Di tengah tekanan ekonomi, warung nasi Padang tetap berkomitmen mempertahankan cita rasa autentik melalui penyesuaian yang bijak. Langkah ini menunjukkan dedikasi mereka untuk tetap melayani pelanggan dengan kualitas terbaik, meskipun dihadapkan pada tantangan berat.(cr1/mg1)


Terkait Kota Bandung
Sekolah Jadi Target Sengketa, Takar Ulang Perlindungan Aset Pendidikan
Kota Bandung
Sekolah Jadi Target Sengketa, Takar Ulang Perlindungan Aset Pendidikan

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Polemik hukum terkait kepemilikan lahan SMA Negeri 1 (Smansa) Bandung kini menyeruak ke ruang publik dan memicu keprihatinan dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang menilai sengketa ini bukanlah sekadar perdebatan administratif, melainkan cerminan konflik kepentingan atas ruang strategis yang menyimpan nilai tinggi. “Ini bukan gugatan […]

Pemkot Bandung Gencarkan Bazar Murah Triwulanan, Stabilkan Harga dan Dorong UMKM Lokal
Kota Bandung
Pemkot Bandung Gencarkan Bazar Murah Triwulanan, Stabilkan Harga dan Dorong UMKM Lokal

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggulirkan program strategis Bazar Murah yang akan digelar secara rutin setiap triwulan sepanjang tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok sekaligus untuk menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat kecamatan. Pelaksana Tugas […]

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Mulai Stabil, Beberapa Komoditas Mengalami Penurunan
Kota Bandung
Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Mulai Stabil, Beberapa Komoditas Mengalami Penurunan

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan langsung di sejumlah pasar tradisional. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengunjungi Pasar Sederhana di kawasan Sukajadi, Kota Bandung, untuk […]

Peringatan Konferensi Asia-Afrika sebagai Asa dan Harapan (Bagian 2)
Kota Bandung
Peringatan Konferensi Asia-Afrika sebagai Asa dan Harapan (Bagian 2)

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – 70 tahun yang lalu, di kota kecil yang dijuluki sebagai Paris Van Java yang sekarang menjadi kota Bandung, tepatnya pada tanggal 18 sampai dengan 24 April 1955 telah terjadi peristiwa yang sangat bersejarah, yakni terselenggaranya Konferensi Asia-Afrika. Hal ini menjadi harapan baru, pada saat itu akan terbebasnya negara-negara Asia-Afrika ( yang […]

location_on Mendapatkan lokasi...
RadarBandung AI Radar Bandung Jelajahi fitur berita terbaru dengan AI
👋 Cobalah demo eksperimental yang menampilkan fitur AI terkini dari Radar Bandung.