backgroundimg
Seri: Regional

Soroti Insiden Pohon Tumbang, DPRD Kota Bandung Dorong Langkah Konkret Pemeliharaan Lingkungan

Soroti Insiden Pohon Tumbang, DPRD Kota Bandung Dorong Langkah Konkret Pemeliharaan Lingkungan

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Nyawa warga kembali melayang akibat di Jalan Bojong Raya, Kecamatan Bandung Kulon, Jumat (3/4). Insiden yang berulang ini langsung memantik reaksi keras yang menilai ada persoalan serius dalam pengelolaan lingkungan kota.

Anggota Komisi III , Andri Rusmana menegaskan peristiwa tidak bisa lagi dianggap sebagai musibah semata. Ia menyebut kejadian itu mencerminkan lemahnya pengawasan serta pemeliharaan pohon oleh pemerintah kota.

“Ini bukan soal alam, ini soal kelalaian yang dibiarkan. Lebih serius lagi, ketika sudah ada korban jiwa, maka ini bukan sekadar evaluasi, tapi tanggung jawab moral dan administratif pemerintah,” tegas Andri, Minggu (5/4/2026).

Menurut Andri, minimnya pendataan pohon rawan tumbang serta lemahnya mitigasi di lapangan menjadi faktor utama penyebab insiden berulang. Ia mengingatkan agar keselamatan warga tidak terus dikorbankan akibat lambannya kinerja birokrasi.

Andri juga menyoroti kejadian serupa kerap terjadi tanpa diikuti langkah konkret untuk pencegahan. Karena itu, ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera melakukan audit total terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang.

Selain itu, ia meminta peta risiko pohon rawan tumbang dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya mitigasi bersama.

Tak hanya itu, Andri menekankan pentingnya penetapan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Menurutnya, selama ini penanganan kerap berhenti pada penjelasan normatif tanpa tindak lanjut jelas.

“Kalau kejadian seperti ini terus berulang, wajar publik menilai pemerintah tidak belajar dari kejadian sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga menyinggung anggaran pemeliharaan lingkungan yang telah dialokasikan. Publik berhak mempertanyakan efektivitas penggunaannya jika insiden serupa masih terus terjadi.

Sebagai tindak lanjut, akan mendorong persoalan ini masuk dalam agenda resmi pengawasan.

“Kami tidak akan berhenti pada pernyataan. Ini menyangkut keselamatan warga Kota Bandung,” pungkasnya.

Bagikan: 26