backgroundimg

Rayakan 40 Tahun Berkiprah, Taro Gandeng Pokémon Gelar Aktivitas Interaktif

Rayakan 40 Tahun Berkiprah, Taro Gandeng Pokémon Gelar Aktivitas Interaktif

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Merek makanan ringan pionir di Indonesia, Taro, merayakan empat dekade kehadirannya di tanah air dengan menggandeng Pokémon, intellectual property (IP) global terkemuka asal Jepang.

Kolaborasi lintas sektor ini menyatukan dua kekuatan besar yang sama-sama lekat dengan filosofi petualangan dan budaya koleksi lintas generasi.

Setelah sukses mendulang respons positif di Jakarta dan Surabaya, rangkaian aktivasi petualangan bertajuk “Brewek Taronya, Tangkap Pokémonnya” kini resmi menyambangi Kota Bandung.

Pemilihan Kota Kembang sebagai titik persinggahan ketiga bukan tanpa alasan. Bandung selama ini telah dikenal luas sebagai salah satu barometer industri kreatif nasional dengan kultur komunitasnya yang sangat solid dan dinamis.

Bertempat di Trans Studio Mall (TSM) Bandung, Sabtu (23/5), ajang interaktif ini menyuguhkan berbagai pengalaman langsung bagi para pengunjung, mulai dari aksi membuka kemasan secara massal untuk memburu stiker khusus, sesi foto bersama karakter ikonik Pikachu, hingga pembagian kartu promosi secara gratis.

“Kolaborasi monumental ini berakar dari kesamaan nilai fundamental yang diusung oleh kedua belah pihak, yaitu menyalakan semangat petualangan tanpa batas,” ujar Senior Brand Manager Taro, Dwiki Akbar.

Pihak manajemen melihat tren mengoleksi item hobi dan aktivitas interaktif luar ruang terus menunjukkan pertumbuhan yang impresif di berbagai kota besar di Indonesia. Melalui momentum ini, Taro ingin memberikan penyegaran merek sekaligus menghadirkan pengalaman bernostalgia yang relevan bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Dalam kolaborasi komersial ini, Taro menyisipkan 16 varian stiker karakter Pokémon secara acak di dalam kemasan bertanda khusus. Sensasi membuka kemasan atau yang populer dengan istilah “brewek” tersebut sengaja diangkat menjadi daya tarik utama untuk memicu elemen kejutan khas para kolektor.

Kemeriahan acara di Bandung juga semakin semarak berkat kehadiran sejumlah pembuat konten dan pencinta budaya pop ternama, seperti Dwi Hartono Wongso yang populer dengan akun @hyperpotatoes, Punipun, duo Tara dan Gema, serta Roby Kazuya.

Di luar aktivitas tatap muka yang berpusat di pusat perbelanjaan, manajemen Taro juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi secara digital. Konsumen cukup mengumpulkan lima stiker unik hasil berburu dari kemasan Taro, kemudian memindai dan mengunggahnya ke situs resmi taroverse.id guna mendapatkan satu poin Poké Ball digital. Poin yang berhasil dikumpulkan dapat ditukarkan dengan aneka cinderamata eksklusif seperti botol minum, tas jinjing, kotak makan edisi terbatas, hingga tiket undian berhadiah utama perjalanan wisata ke Jepang.

Pengamat sekaligus pencinta Pokémon, Dwi Hartono Wongso, yang turut hadir di lokasi acara menyampaikan kekagumannya atas antusiasme luar biasa dari komunitas kolektor di Bandung. Menurutnya, Pokémon telah bertransformasi menjadi sebuah perekat sosial yang mampu menyatukan berbagai kelompok usia melalui kegemaran mengoleksi.

Skema kerja sama dengan Taro dinilai sangat cerdas karena berhasil mengawinkan elemen nostalgia jajanan masa kecil dengan adrenalin berburu kartu langka Trading Card Game (TCG) yang saat ini tengah digandrungi pasar global.

Melalui ekspansi pasar di Kota Bandung, Taro kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk tetap adaptif dan relevan dengan dinamika generasi muda masa kini tanpa kehilangan identitas aslinya.

Dengan meleburkan kekuatan narasi petualangan Taro dan ekosistem koleksi Pokémon, langkah penetrasi pasar ini diharapkan tidak hanya mampu mendongkrak performa penjualan secara korporasi, melainkan juga sukses menciptakan ruang kebersamaan yang positif bagi keluarga dan komunitas kreatif di Indonesia.

Bagikan: 5 WhatsApp X Facebook
Mendengarkan Memuat suara…
0:00

Browser Anda tidak mendukung Text to Speech. Gunakan Chrome, Edge, atau Safari terbaru.