backgroundimg
Seri: Regional

Proyek BRT Bandung Disorot, Pedagang Terminal Cicaheum Minta Kepastian Kompensasi

Proyek BRT Bandung Disorot, Pedagang Terminal Cicaheum Minta Kepastian Kompensasi

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Rencana perpindahan aktivitas ke Terminal Leuwipanjang akibat proyek Bus Rapid Transit (BRT) menuai keresahan para dan pekerja informal.

Mereka meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan pemindahan karena dinilai berdampak langsung terhadap penghasilan masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan .

Perwakilan warga dan , Ronny mengatakan para sudah menyampaikan aspirasi itu saat sosialisasi bersama pihak Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, dan pengelola proyek BRT.

Dalam pertemuan, warga meminta agar aktivitas terminal tidak langsung dihentikan sebelum ada kepastian kompensasi dan solusi yang jelas.

“Kami hidup dari jualan di sini. Kalau langsung ditutup atau dipindah sementara kompensasi belum jelas, kami harus makan dari mana,” ujar Ronny di Terminal Cicaheum, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, dampak relokasi bukan hanya dirasakan pemilik kios, tetapi juga pedagang asongan, tukang cuci kendaraan, buruh jasa angkut, hingga warga yang tinggal di sekitar terminal.

Bahkan sebagian pedagang menjadikan lapak dagang sebagai tempat tinggal bersama keluarga mereka.

Ronny mengaku kondisi ekonomi para pedagang kini semakin berat. Ia menyebut banyak warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak.

Ketidakpastian relokasi membuat para pedagang khawatir kehilangan sumber penghasilan utama mereka.

“Saya sendiri sampai menunda urusan sekolah anak karena kondisi sekarang belum jelas. Hampir semua pedagang berharap pemerintah mengkaji ulang lagi,” katanya.

Ronny menilai pemerintah perlu memperluas sosialisasi tidak hanya kepada pedagang, tetapi juga kepada masyarakat pengguna transportasi umum. Keberhasilan pemindahan terminal bergantung pada kesiapan penumpang dan kenyamanan akses di lokasi baru.

Ronny menegaskan para pedagang tidak menolak pembangunan transportasi modern di Kota Bandung. Namun mereka berharap pemerintah tetap mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi terhadap warga kecil sebelum mengambil keputusan final terkait Cicaheum.

“Kami hanya ingin didengar dan diberi solusi yang jelas. Harapannya ekonomi masyarakat bisa tetap berjalan dan pemerintah benar-benar memperhatikan kecil,” ujar Ronny.(dsn)

Bagikan: 141 WhatsApp X Facebook
Mendengarkan Memuat suara…
0:00

Browser Anda tidak mendukung Text to Speech. Gunakan Chrome, Edge, atau Safari terbaru.