backgroundimg
Seri: Regional

Pabrik Baru Mulai Bermunculan, Jawa Barat Bidik Lonjakan Serapan Tenaga Kerja

Pabrik Baru Mulai Bermunculan, Jawa Barat Bidik Lonjakan Serapan Tenaga Kerja

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Gubernur , Dedi Mulyadi optimistis gelombang baru di mulai menunjukkan hasil nyata pada 2026. Sejumlah pabrik baru akan segera diresmikan dan mulai beroperasi dalam waktu dekat, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Dedi mengatakan proses yang selama ini dirintis pemerintah daerah membutuhkan waktu sebelum benar-benar menghasilkan aktivitas produksi dan penyerapan tenaga kerja.

Namun kini, hasil mulai terlihat dengan hadirnya industri baru di sejumlah wilayah .

“Masalah saya sudah bilang sabar dulu, nanti mulai bekerja. Jumat ini akan meresmikan pabrik sepatu, beberapa bulan lagi akan meresmikan beberapa pabrik lagi karena saat saya rintis mereka bisa bangun, bisa produksi, mereka bisa kerja,” ujar Dedi, Selasa (2/6/2026).

Meski berbagai indikator ekonomi Jawa Barat menunjukkan tren positif, Dedi mengaku belum sepenuhnya puas.

Ia menilai pekerjaan rumah pemerintah masih besar, terutama memastikan manfaat pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.

Menurut Dedi, capaian ekonomi Jawa Barat saat ini bukan hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi dari berbagai unsur pemerintahan mulai tingkat RT, RW, kepala desa, camat, bupati hingga pemerintah provinsi.

Ia menilai sinergi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik Jawa Barat mencatat neraca perdagangan Jawa Barat sepanjang Januari hingga April 2026 mengalami surplus hingga 8,90 miliar dolar AS.

Nilai ekspor Jawa Barat mencapai 12,58 miliar dolar AS dan masih didominasi sektor industri pengolahan.

Selain sektor industri, kesejahteraan petani Jawa Barat juga mengalami peningkatan. Nilai Tukar Petani (NTP) Mei 2026 tercatat naik menjadi 118,30 atau tumbuh 1,23 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura akibat melonjaknya harga sayuran di pasaran.

Dedi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong iklim investasi agar semakin banyak industri tumbuh di daerah.

Ia berharap bertambahnya investasi baru dapat memperluas lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan inflasi dan gejolak ekonomi global.(dsn)

Bagikan: 260