backgroundimg
Seri: Regional

Viral Video Lurah Margasuka di Puskesmas, Sebut Hendak Lerai Perdebatan

Viral Video Lurah Margasuka di Puskesmas, Sebut Hendak Lerai Perdebatan

RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG Margasuka, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Darmawansyah, memberikan klarifikasi terkait yang memperlihatkan dirinya terlibat ketegangan di lingkungan Puskesmas Cibolerang. Ia menegaskan kedatangannya saat itu untuk melakukan monitoring kegiatan Posyandu di Balai RW 06 pada 5 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, bukan untuk membuat keributan.

Darmawansyah mengungkapkan insiden bermula ketika Ketua Posyandu Kelurahan mempertanyakan pelaksanaan pelatihan pemeriksaan gula darah kepada Kepala Puskesmas Cibolerang. Awalnya pihak puskesmas menyebut pelatihan bagi 25 kader Posyandu sudah dilaksanakan.

Namun setelah dilakukan konfirmasi kepada kader Posyandu RW 06, diketahui pelatihan pemeriksaan gula darah ternyata belum pernah dilakukan. Perbedaan keterangan memicu adu argumen antara Ketua Posyandu Kelurahan dan Kepala Puskesmas di tengah kegiatan Posyandu yang sedang berlangsung.

Di saat bersamaan, Darmawansyah mengaku sedang membahas persoalan data stunting bersama staf puskesmas. Ia meminta agar data anak stunting berusia di atas lima tahun yang dinilai sudah tidak relevan segera diperbaiki agar pendataan kesehatan warga lebih akurat.

Ketika suasana perdebatan semakin memanas, Darmawansyah mengaku berusaha masuk untuk menenangkan kedua pihak. Namun situasi justru semakin emosional hingga dirinya sempat menggebrak meja, yang kemudian diikuti pihak lain di lokasi kejadian.

Darmawansyah membantah tudingan dirinya datang untuk memarahi pihak puskesmas. Menurutnya, video yang beredar di media sosial hanya memperlihatkan sebagian kejadian dan tidak menampilkan kronologi lengkap saat dirinya mencoba meredam situasi.

“Tujuan saya saat itu ingin menghentikan perdebatan, bukan memperkeruh keadaan,” ujar Darmawansyah dalam keterangannya usai video tersebut viral di aplikasi perpesanan dan media sosial, Rabu (3/6/2026).

Darmawansyah juga mengungkapkan dirinya telah dipanggil BKPSDM Kota Bandung melalui pihak kecamatan untuk memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Ia berharap proses pemeriksaan dilakukan secara adil dengan mendengar seluruh pihak yang terlibat.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bandung Evi Hendarin memastikan pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap maupun pihak puskesmas guna mengetahui kronologi utuh kejadian. Ia menegaskan seluruh ASN harus menjaga etika dan sikap profesional saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.(dsn)

Bagikan: 9