Sekdes Kertajaya Sebut Lotte Mart Mengakomodir Aspirasi Warga

oleh -
Bupati Bandung Barat, H. Aa Umbara Sutisna meresmikan Lotte Grosir Padalarang yang merupakan gerai Lotte ke 33 di Indonesia dan pusat grosir terbesar di Kabupaten Bandung Barat. Foto:Istimewa

RADARBANDUNG.id, PADALARANG – Pihak Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat tidak keberatan dengan adanya Lotte Mart yang masuk kepada wilayahnya. Desas desus di lapangan, pihak Lotte Mart tidak mengakomodir pekerja dari luar. “Dari awal mekanisme sudah ditempuh. Pihak Lotte Mart sudah mengadakan sosialisasi dengan warga sebelum pembangunan,” ujar Sekretaris Desa Kertajaya, Bunbun, Selasa (3/11/2019).

Menurut Bunbun, pihak Lotte Mart pun mengakomodir semua yang menjadi aspirasi warga. “Ada kok semuanya dibubuhkan dalam surat perjanjian. Salah satunya pihak Lotte Mart mengakomodir para pekerja warga di sini (Kertajaya, red),” ungkapnya.

Terkait pembagunan jembatan penyeberangan orang (JPO), kata Bunbun, memang sudah dilayangkan pihaknya saat bermediasi. “Tapi saya dulu enggak ikut hadir yang hadir Pak Ibrahim. Sepengatahuan saya warga menyetujui ikut mendatangani, kita tunggu saja,” tandasnya.

Ketua LSM MISPA (Masyarakat Indonesia Pemerhati Anggaran) KBB, Cepi Antarasuah menyayangkan, Lotte Mart yang mengakomodir aspirasi warga malah dipersoalkan. “Kalau mau dari awal dipermasalahkannya bukan sudah diresmikan bupati dan logikanya enggak mungkin kalau belum mengakomodir aspirasi warga,” sebutnya.

Seperti diberitakan Bupati Bandung Barat, H. Aa Umbara Sutisna meresmikan Lotte Grosir Padalarang yang merupakan gerai Lotte ke 33 di Indonesia dan pusat grosir terbesar di Kabupaten Bandung Barat.

Meskipun keberadaan pusat grosir ini berada diantara 2 pasar tradisional yakni Pasar Tagog Padalarang dan Pasar Curug Agung Baru serta berdiri diantara beberapa pusat perbelanjaan modern lainnya, bupati menjamin eksistensi Lotte Grosir tidak akan mengganggu keberadaan pasar-pasar tersebut.

“Semua perizinan pusat grosir modern ini sudah selesaikan dengan baik. Bahkan komunikasi dan komitmen dengan para pedagang Pasar Tagog dan Curug Agung pun sudah terjalin dengan baik. Jadi tidak akan mengganggu perekonomian yang lainnya,” katanya.

Bedanya dengan pasar modern lain, Lotte Grosir sifatnya grosir yang melayani penjualan dalam partai banyak. Bukannya eceran seperti toko-toko modern lain yang ada di sekitar padalarang.

Ia berharap keberadaan pusat grosir terbesar di Bandung Barat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu perekonomian menjadi lebih baik.

(radarbandung.id)