Lestarikan Seni Budaya Lokal, Pemprov Jabar Gelar Riksa Budaya Tematik

oleh -

RADARBANDUNG.id, SUBANG–Pemprov Jabar menggelar kegiatan Riksa Budaya Tematik dalam rangka pekan kebudayaan daerah Jabar 2019. Tema yang diambil dalam kegiatan tersebut “Olah Raga Tradisional dan Permainan Rakyat”. Pelaksanaan pagelaran riksa budaya tematik tersebut dilaksanakan di Desa Wisata Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Senin (7/10).

Setelah pelaksanaan Riksa Budaya Tematik akan dilanjutkan dengan kegiatan festival 7 sungai yang berlangsung dari 11-12 Oktober 2019.

Kegiatan Riksa Budaya tematik diantaranya pemecahan rekor dunia RHR 1000 anak yaitu tari kaulinan, bermain kolecer, bermain sarung, bermain daun, bermain salam sabrang. Selain pemecahan rekor MURI juga ada kegiatan pameran instalasi seni perupa Indonesia, pentas seni budaya tradisional, rintisan desa wisata permainan tradisional dan lomba tradisional dan permainan rakyat.

Dalam sambutannya Bupati Subang H Ruhimat menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dan perlu dilakukan agar nilai-nilai budaya positif yang telah diwariskan oleh para leluhur

“Kita tidak luntur dan sirna oleh pengaruh budaya luar yang negatif sehingga dapat menyebabkan kita kehilangan jati diri, sikap yang demikian tentunya bukan berarti kita menutup diri pada pergaulan global yang dinamis, melainkan sebagai sikap dan rasa tanggung jawab kita selaku pemegang tongkat estafet terhadap generasi terdahulu untuk diteruskan kepada generasi masa kini dan masa mendatang. Penyelenggaraan pekan budaya ini merupakan salah satu nyata dari kepedulian masyarakat mengembangkan nilai-nilai budaya seperti olah raga tradisional dan permainan rakyat dalam rangka memperkuat budaya nasional,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan riksa budaya tematik yang mengusung tema olah raga tradisional dan permainan rakyat ini, mudah-mudahan dapat menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Subang dan Kabupaten kota di Jawa Barat akan pentingnya menjaga dan memelihara nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Sementara, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, event ini digelar untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat akan nilai budaya dan kearifan lokal.

“Melalui gerakan budaya ini maka Jabar optimis naiknya indeks pemajuan kebudayaan yang pada akhirnya akan meningkatkan pula jumlah atraksi di destinasi wisata, sehingga menurutnya, dapat meningkatkan daya tarik pariwisata yang berujung peningkatan pertumbuhan perekonomian masyarakat Jabar secara keseluruhan,” ungkap Emil.

Acara dihadiri Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil beserta isteri, Kadis pariwisata Propinsi Jabar beserta rombongan, Bupati Subang H Ruhimat beserta isteri, pejabat di lingkungan Prov Jabar. (ymi)