Fashion Denim ala Zaemerci Cocok Untuk Ramadan

oleh -

RADARBANDUNG.ID, BANDUNG

Pengusaha Muda asal Kota Bandung,Mohammad Abd’u Zaki Priyambodo, mampu memberikan warna baru dalam fashion denim. Terutama selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Lebaran banyak sekali artikel yang akan diluncurkan.

Melalui brand Zaemerci yang diusungnya, ia mampu memberikan beragam motif unik yang dimunculkan di dalam denim tersebut. Selain itu, di beberapa artikel yang dirilisnya pun Zaki memastikan tidak menggunakan sambungan sehingga membuat yang mengenakannya sangat nyaman.

“Selama ini orang menjual denim ya hanya polos saja, sementara saya juga sangat menyukai denim harus berpikir bagaimana agar berbeda cara penjualannya,” ujar Zaki kepada Radar Bandung, belum lama ini.

Zaemerci sendiri ia ambil dari Za (Zaki) E (Enterpreneur) Merci (Terimakasih dari bahasa Prancis), karena menurutnya histori denim berasal dari sebuah kampung di Perancis.

“Jadi dibacanya artinya seperti Zaki Beterimakasih gitu,” tambahnya.

Tak hanya itu, ia pun dalam waktu dekat siap berkolaborasi sebagai supplier desainer kondang, Ivan Gunawan, untuk tiga brand sekaligus yakni Manjha, Khalif dan Mini Me.

“Karena saya mengangkat kearifan lokal Indonesia khususnya Kota Bandung, yang menjadi salah satu daya tarik warga asing melirik produk yang saya beri nama Denim Nusantara, walaupun saat ini masih proses negosiasi, kalau sama Ivan Gunawan Alhamdullilah sudah deal,” bebernya.

Zaki memastikan, motif yang ada di denimnya mampu bertahan permanen mengingat ia menggunakan teknik cabut warna dan bukanlah sablonan biasa.

“Kami memproduksi jaket, kemeja, komono, outher, blazer dan segala hal yang pakaian dari denim semua tergantung akan pesanan, karena kami juga siap menerima pesanan khusus dari perusahaan atau organisasi,” imbuhnya.

Lulusan STEI Tazkia Bogor tahun 2017 lalu ini pun bercerita bahwa dirinya sudah mulai menggeluti bisnis sejak duduk di semester pertama, berawal dari menjual buku hingga berbagai bidang mulai ia geluti.

“Ya ditipu-tipu sama orang mah pernah lah, tapi biarkan saja semoga Allah terus menggantinya dengan keberkahan, sekarang Alhamdullilah bisa memperkerjakan beberapa orang walaupun gak banyak,” pungkas lelaki usia 25 tahun tersebut.

Reporter: Nida Khairiyyah