Terlanjur Mudik, Jangan Harap Bisa Balik ke Jakarta dengan Mudah

oleh -
Salah seorang pemudik yang ingin ke Sukabumi dipaksa petugas putar balik di Pos Check Point Ciawi, Rabu (20/5/2020).

Terlanjur Mudik, Jangan Harap Bisa Balik ke Jakarta dengan Mudah

RADARBANDUNG.id- Larangan mudik sudah hampir sebulan digaungkan. Namun, menjelang Lebaran, ternyata makin banyak yang nekat mencoba untuk menembus penyekatan lalu lintas.

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

Bahkan, Kamis lalu (21/5), ada 5.694 kendaraan pemudik yang terjerat penyekatan dan dipaksa putar balik oleh polisi.

Kabagops Korlantas Polri Kombespol Benyamin menuturkan, dari angka tersebut, mayoritas berasal dari Jakarta. Yakni, 4.112 kendaraan. Sisanya berasal dari laporan enam polda. Yakni, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, dan Lampung.

“Jadi, total terdapat 5.694 kendaraan yang diminta putar balik,” jelasnya. Perinciannya, 4.053 kendaraan pribadi, 623 kendaraan umum, dan 1.018 sepeda motor.

Baca Juga: Anggota Satpol PP Minta Maaf, Cium Tangan Habib Umar

Angka tersebut naik tajam jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya atau Rabu (20/5). Waktu itu, hanya ada 2.185 kendaraan yang diputar balik. Artinya, upaya menembus sekat di tujuh polda mencapai lebih dari 100 persen. ’’Kenaikan ini mungkin berlangsung hingga Sabtu,’’ urainya.

Memuncaknya upaya menembus sekat itu memang mengkhawatirkan. Sebab, sudah hampir sebulan larangan mudik digembor-gemborkan, tapi masih banyak yang tidak peduli. “Mungkin karena sudah liburan, ini dimanfaatkan untuk keluar penyekatan,” terangnya.

Baca Juga: 27 Tenaga Kesehatan RSUD Kota Depok Terpapar Virus Corona

Karena begitu banyaknya jumlah kendaraan, Korlantas membuat kebijakan putar balik dilakukan tanpa pengecekan. Tujuannya, menghindari terjadinya kemacetan parah. “Kalau dicek satu per satu, kemacetan parah bakal terjadi,” ungkapnya.

Untuk truk logistik dan bus berstiker, petugas langsung memperbolehkannya lewat. Benyamin mengatakan, yang beralasan kerja di Karawang dan sekitarnya juga diminta putar balik. “Pabrik sudah libur semua,” terangnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.