Wow, Bocah 12 Tahun Ini Sudah Bisa Beli Mobil Mewah Sendiri

oleh -
Alyssa Dezek yang membeli mobil mewah dengan hasil kerja kerasnya. Foto: Instagram

Wow, Bocah 12 Tahun Ini Sudah Bisa Beli Mobil Mewah Sendiri

RADARBANDUNG.id- BARU-baru ini seorang bocah 12 tahun di Malaysia sontak viral lantaran di usia belianya sudah membeli mobil mewah sendiri yaitu Toyota Alphard Vellfire. Gadis kecil itu bernama Alyssa Dezek.

Dia berhasil berhasil membeli mobil seharga 250 ribu Ringgit Malaysia atau sekitar Rp840 juta dari hasil kerja kerasnya.

Dikutip dari laman Cnalifestyle, Rabu (8/7), penyanyi cilik berambut panjang itu memang cukup dikenal di Negeri Jiran. Bahkan dia memiliki channel YouTube yang subcribe-nya lebih dari 3 juta.

Dari hasil kerja kerasnya baik di YouTube maupun di dunia nyata, Alyssa berhasil mengumpulkan uang untuk membeli mobil mewah asal Jepang itu.

Bahkan ia memposting foto dirinya di sebuah mobil mewahnya di media sosial Instagram saat dirinya baru membeli mobil petama. “Puji Tuhan. My first car,” tulis @alyssa_dezek official.

Namun rupanya dirinya mendapatkan reaksi negatif dari netizen karena dia dianggap terlalu berlebihan membeli mobil tersebut. Netizen menyarankan di usia yang masih terbilang muda lebih baik uangnya digunakan untuk biaya pendidikannya.

Tak hanya itu, ibu dari bocah itu, Suzanne, juga dituduh memanfaatkan kepopuleran anaknya demi meraup keuntungan pribadinya.

Ibu Alyssa pun membalas komentar netizen. Dia mengatakan, mobil itu memang murni keinginan anaknya sendiri dan akan digunakan untuk jalan-jalan bersama keluarga serta bekerja.

Ibunya juga menjelaskan bahwa suaminya merupakan seorang pilot maskapai penerbangan dan bisa membeli mobil sendiri. “Banyak netizen mengatakan suami saya dan saya ingin memanfaatkan Alyssa untuk membeli mobil. Mereka tidak tahu bahwa ayah Alyssa bekerja sebagai kapten maskapai-dia mampu membeli mobil itu,” ucap ibu Alyssa.

Meskipun Alyssa masih aktif sebagai artis cilik, tetapi ibunda bersama ayahnya terus mendorong agar anaknya lebih mengutamakan pendidikan.

(mg9/jpnn)