Hengky Kurniawan Mulai Rangkaian Relawan Vaksin Sinovac

oleh -
Hengky Kurniawan Mulai Rangkaian Relawan Vaksin Sinovac
Hengky Kurniawan saat menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan penyuntikan dalam vaksin uji coba vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Kota Bandung

RADARBANDUNG.id – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan memulai rangkaian uji klinis relawan vaksin Covid-19 pertama (VO) di Puskesmas Garuda, Kota Bandung.

Hengky menjadi salah seorang dari 1.600 relawan uji klinis fase ketiga vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China.

Hengky tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan menjalani pemeriksaan fisik selama sekitar satu jam.

“Saya sudah lakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan swab test,” katanya kepada Radar Bandung, Selasa (13/10).

Hasil swab test tersebut akan dilihat dalam dua hari. Diperkirakan Jumat ia akan kembali lagi, jika hasil swab negatif, untuk kemudian melanjutkan ke tahap kedua (V1), untuk melakukan penyuntikan pertama.

Sebelum masuk jadwal uji klinis vaksin Covid-19 ini, kata Hengky, ia telah bersiap dengan menjaga kondisi kesehatan dan rutin berolahraga.

“Saya mempersiapkan semuanya dari jauh-jauh hari,” imbuhnya.

Sebelumnya, Hengky mengatakan, untuk menjadi relawan vaksin ini telah melalui pemikiran dan persiapan yang matang.

Ia bersedia menjadi relawan dengan harapan vaksin dapat cepat ditemukan hingga pandemi COVID-19 cepat berakhir. (Baca: Hengky Kurniawan Jadi Relawan Uji Vaksin Covid-19)

“Ini demi kepentingan bersama, semoga semuanya berjalan lancar,” harapnya.

Hengky mengatakan, kunci utama keberhasilan penanganan Covid-19 berada pada masyarakat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin.

“Menangani pandemi ini, masyarakatlah yang berperan besar untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ini,” katanya.

Hengky mengajak masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, hal paling utama menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Patuhi dan ikuti anjuran menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan karena itu salah satu upaya memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya.

(kro)