Sosok Habib Rizieq di Mata Ustadz Abdul Somad

oleh -
Sosok Habib Rizieq di Mata Ustadz Abdul Somad
Habib Rizieq bersama rombongan saat tiba di Simpang Gadog, Jumat (13/11/2020) sekitar pukul 09:00 WIB. REGIE/RADAR BOGOR

RADARBANDUNG.id – Ustadz Abdull Somad (UAS) memberikan pandangannya terhadap sosok Habib Rizieq Shihab.

Imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu ia nilai sangat dicintai pengikutnya yang begitu banyak.

Walaupun banyak yang mengecilkannya, menghujat, bahkan menghina, tetapi faktanya banyak yang merindukan Habib Rizieq.

Hal itu UAS rasakan saat akan menyambangi kediaman Habib Rizieq. UAS memilih datang pada hari ketiga, karena mengira massa yang berkumpul tak seramai hari sebelumnya.

Namun, prediksi UAS meleset. Sebab ketika sampai bandara, kemudian naik taksi kondisi macet.

Kemudian ia ganti naik sepeda motor, tetapi jalan menuju Petamburan padat sehingga terpaksa jalan kaki sampai ke rumah Habib Rizieq.

“Saya ke tempat beliau tidak untuk tabligh akbar. Sudah tiga hari sejak kedatangan beliau suasana makin ramai,” tutur UAS dalam ceramahnya di kanal YouTube religiOne.

“Saya hari ketiga pikir tidak akan ada orang lagi sehingga saya bisa duduk berdua dengan beliau. Ternyata orang yang menyambutnya seramai ini. Orang datang berjalan kaki,” katanya.

“Dalam hati saya, celaka betul orang yang mengatakan kemarin tidak akan ada orang yang akan menyambutnya,” sambung ulama lulusan Universitas Al-Azhar Mesir ini.

Apa yang membuat masyarakat datang ke rumah Habib Rizieq Shihab, menurut UAS, itu karena cinta.

Baca Juga: Ade Yasin dan Panitia Acara Habib Rizieq di Megamendung Tak Hadir Pemeriksaan Polda Jabar

“Andai engkau orang alim, penghafal kitab, mengerti kitab kuning, banyak ilmu tetapi ada kebencian kepada ahlulbait Rasulullah SAW hilang keberkahan hidupmu,” ujarnya.

“Andai engkau punya derajat seperti seorang wali, andai engkau diangkat Allah sebagai wali maka jatuh derajat kewalianmu hanya karena kebencianmu kepada ahlulbait,” serunya.

Baca Juga: Klaster Kerumunan, Satgas Minta Massa Acara Habib Rizieq Tes Covid-19

Ia lantas mengutip pernyataan almarhum KH Maimun Zubair bahwa ahlulbait itu seperti Alquran yang lapuk.

Andai ada ahlulbait yang nakal, jahat sekali pun ia tetap seperti Alquran yang lapuk.

“Alquran yang sudah tidak ada titiknya sekali pun tidak akan engkau buang dan tetap dijaga, dicium karena Allah yang akan menyucikannya,” pungkas UAS.

(esy/jpnn)