Wisatawan Luar Jabar Mulai Diizinkan Masuk Lembang

oleh -
Wisatawan saat mengunjungi salah satu tempat Wisata di kawasan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Minggu (5/7). TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Wisatawan Luar Jabar Mulai Diizinkan Masuk Lembang

RADARBANDUNG.id, LEMBANG- Pemkab Bandung Barat tetap menjalankan rencana untuk membuka kegiatan pariwisata bagi masyarakat di luar Jawa Barat, Selasa (7/7).

Baca Juga: Ramai Soal Kalung Anti Corona, Sherina: Covid-19 Bukan Nyamuk

Padahal, disisi lain Kab. Bandung Barat berada pada level kewaspadaan di zona kuning, berdasarkan hasil evaluasi GTPP COVID-19 Jabar.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, pihaknya intensif melakukan koordinasi terkait pembukaan tempat wisata bagi pengunjung di luar Jawa Barat dengan Pemprov Jabar.

Baca Juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Melebihi Rata-rata Dunia, Tertinggi di Asia Tenggara

“Kami sudah koordinasi dengan pak gubernur (Ridwan Kamil) minggu depan wisata boleh dibuka bagi masyarakat luar Jawa Barat,” kata Umbara.

Umbara menyebut, pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan yang menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup tinggi bagi Kab. Bandung Barat.

“Karena salah satu sumber PAD kita objek wisata. Jangan ada keraguan pengunjung objek wisata untuk datang ke KBB,” katanya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Keluarkan Rapor Kinerja Gugus Tugas Kabupaten Kota

Umbara mengaku tidak mengerti dengan hasil evaluasi GTPP COVID-19 Jabar yang meningkatkan status kewaspadaan KBB menjadi zona kuning.

“Saya kaget juga, padahal nggak ada yang nambah, itu sedang diurus oleh pak Sekda dan gugus tugas COVID-19 KBB,” jelasnya.

Baca Juga: Kalung dari Kementan Diklaim Bisa Lumpuhkan Virus Corona Setelah Dipakai 15 Menit

Berdasar data yang dimilikinya, ia menyebut, tak terjadi penambahan pasien COVID-19 yang tertular di Kab. Bandung Barat. Beberapa data dinilai tidak tepat lantaran pasien berdomisili di luar KBB.

“Pencegahan dan penanganan di KBB harusnya berdasarkan domisili bukan administratif, mudah mudah-mudah di evaluasi berikutnya itu sudah masuk dipertimbangkan,” tegas Umbara.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP M. Yorris Maulana Marzuki menganggap, penerapan protokol kesehatan COVID-19  di tempat wisata sudah cukup baik.