Lezatnya Nasi Cumi Cabai Hijau di Imah Babaturan

oleh -
Foto: Nur Fidhiah Shabrina/Radar Bandung

RADARBANDUNG.ID, HIDANGAN rumahan selalu menjadi kuliner favorit semua orang. Rasanya yang tidak akan ditemukan ditempat lain menjadi alasan makanan sederhana buatan orang rumah selalu dirindukan banyak orang.

Inilah yang menjadi konsep awal dibuatnya warung kopi Imah Babaturan. Tempat makan yang menyajikan ragam hidangan ala rumahan ini sekarang menjadi primadona baru di Kota Bandung.

Berlokasi di Jalan Kebon Bibit no. 3, Warung Kopi Imah Babaturan menghadirkan puluhan menu yang biasa ditemukan dirumah.

Berawal dari teman-teman sang owner yang kerap berkunjung ke rumahnya untuk menyantap hidangan buatan asistennya, akhirnya dibuka warung makan dengan menu ala rumahan.

Semua menu disini merupakan makanan favorit sang pemilik yang kemudian dihidangkan kepada pembeli.

Tidak disangka masakan rumahannya disukai banyak pembeli dan mulai ramai lewat media sosial.

“Oktober 2015 kita buka Imah Babaturan, karena teman-teman banyak yang suka nongkrong dirumah terus mereka suka sama masakan buatan mbak. Kemudian saya putuskan resign dari kantor dan buka warung kopi,” ungkap Pemilik Warung Kopi Imah Babaturan, Uyul di lokasi, Rabu (13/2/2018).

Uyul dan istrinya, Anggia Bonyta benar-benar membuat makanan disini laiknya masakan rumah. Rasanya yang lezat dan pas dilidah seperti berada dirumah sendiri.

Berbagai menu reguler yang bisa dipesan seperti Gule Kambing, Nasi Cumi Cabai Hijau, Oseng Sapi Pedas, dan Nasi Goreng Kambing menjadi andalan dari warung makan ini.

Satu porsi makanan disini berukuran besar dan mengenyangkan perut konsumen, jangan heran apabila berkunjung pada siang hari tempat ini selalu penuh dengan orang yang sedang santap siang.

Bukan hanya rasanya yang lezat, Uyul menjelaskan alasan banyak orang kembali kesini. Tidak pelit bumbu, menjadi dapur rahasia dari warung makan yang buka setiap hari ini.

“Gak pernah pelit bumbu dan kita masak dulu baru nentuin harga,” terangnya.

Ia juga tidak mengurangi porsi apabila harga bahan baku naik dan membawa resep asli rumahnya ke setiap menu disini.

Bukan hanya menu reguler, Warung Kopi Imah Babaturan juga mempunyai menu mingguan yang kerap ditunggu. Menu mingguan hadir dimulai dari kebosanan keluarga Uyul yang ingin menyantap hidangan selain menu reguler.

Beberapa diantaranya yang pernah dimasak adalah oseng kerang, balakutak, dan empal gentong. Hadir selama satu minggu kedepan, Uyul menyebut justru menu mingguan menjadi andalan mereka setelah reguler.

“Ada menu mingguan, menu yang ganti setiap hari Jum’at-Kamis (selama seminggu). pemilihan menunya bukan selera pasar, tetapi kita maunya makan apa. Menu mingguan sudah mencapai 36 makanan dan kita rolling,” imbuhnya.

Ini juga yang menjadikan warung makan ini selalu ditunggu kehadiran inovasinya.

Bukan hanya hidangan makanan saja, pengunjung wajib mencoba minuman Es Latte disini. Segelas kopi dingin hadir menemani waktu santap siang pengunjung yang dijamin kesegarannya.

Rasa kopi yang pas dicampur dengan susu membuat siapapun jatuh cinta pada tegukan pertama. Minuman ini menjadi best seller dari ragam kopi yang dihadirkan.

Semua menu disini dibandrol dengan harga mulai dari Rp 7 ribu sampai Rp 30 ribu. Untuk konsumen yang rajin berkunjung, pihak warung kopi menyiapkan hadiah tertentu dengan nama pelanggan favorit yang diumumkan melalui media sosial. Warung Kopi Imah Babaturan buka mulai pukul 08.00-22.00 WIB.

Penulis: Nur Fidhiah Shabrina